“TUMBAL” (Oleh Saskia Monalisa) Musim pencalonan jadi waktu paling ditunggu-tunggu para politisi. Bukan hanya sekadar uang atau materi yang jadi taruhan, nyawa pun bisa tergadai. Kampung Sukaharja, sekitar satu bulan lalu, beredar cerita-cerita yang mengabarkan kematian istri mantan kepala dusun. Lusi jadi tumbal dari pencalonan Bambang suaminya. Pencalonan yang ketiga kalinya. Aturan di Desa Sukaharja dalam pemilihan kepala dusun boleh menjabat sebanyak tiga kali, setelah itu barulah tidak dibolehkan untuk mencalonkan kembali. Sungguh malang nasib Lusi, meninggal saat suaminya berjuang mempertahankan posisi sebagai kepala dusun. Isu beredar lantaran Lusi meninggal dalam keadaan sehat dan tidak mengidap penyakit apa pun. Semua warga geger dan menyimpulkan kematiannya sebuah kiriman. Hingga saat ini belum ada yang mengetahui pasti, siapa yang telah mengirimkan maut kepada Lusi. *** Saat matahari sedang beranjak untuk menenggelamkan wajahnya, semua masyarakat Sukaharja...
Semua keindahan hanyalah milik-Nya

Typo sas. Menggetarkan bukan mengetarkan
BalasHapusHaha....iya typo muhammad sarno 😊
BalasHapusHm
BalasHapus